Pengenalan: Apa Itu Infused Coffee?
Infused coffee adalah kopi yang dipadukan dengan bahan-bahan lain. Bahan-bahan tersebut bisa berupa rempah, buah, bunga, atau bahkan alkohol. Tujuannya adalah untuk menciptakan rasa yang unik dan kompleks. Teknik ini mirip dengan infused water atau infused tea, tetapi menggunakan kopi sebagai bahan utamanya. Infused coffee semakin populer di kalangan penikmat kopi (coffee enthusiast) yang mencari pengalaman rasa baru.
Asal Usul dan Sejarah Infused Coffee
Meskipun infused coffee terdengar modern, konsep mencampur kopi dengan rempah atau bahan lain sebenarnya sudah ada sejak berabad-abad lalu.
1. Tradisi Kopi dengan Rempah di Timur Tengah dan Afrika

- Di Ethiopia, tempat asal kopi, masyarakat sering menambahkan rempah ke dalam seduhan kopi tradisional. Rempah-rempah ini termasuk kayu manis, kapulaga, atau jahe. Ini dilakukan dalam “Buna” atau upacara kopi Ethiopia.
- Di Yaman, kopi sering dicampur dengan jahe atau kulit jeruk untuk menambah aroma.
2. Pengaruh Kolonial dan Perkembangan di Eropa

- Bangsa Eropa membawa kopi dari Timur Tengah. Mereka mulai mencampurnya dengan cokelat, vanila, atau alkohol. Contohnya adalah Irish coffee yang muncul pada abad ke-20.
- Kopi dengan rempah menjadi populer di Italia dan Prancis. Orang mulai menambahkan lavender, vanilla, atau bahkan lada. Ini dilakukan untuk menciptakan rasa yang lebih kaya.
3. Era Modern: Infused Coffee sebagai Tren Baru
- Di era third wave coffee (gelombang ketiga kopi, yang fokus pada kualitas dan eksperimen rasa), infused coffee berkembang pesat.
- Barista dan coffee shop mulai bereksperimen dengan berbagai bahan. Contohnya adalah bunga lavender, jeruk nipis, rosemary, bahkan cabai. Mereka melakukannya untuk menciptakan minuman kopi yang inovatif.
Tren Infused Coffee di Kalangan Penikmat Kopi

Infused coffee kini menjadi salah satu tren utama di dunia kopi, terutama di kalangan generasi muda dan coffee enthusiast. Beberapa tren terkini meliputi:
1. Cold Brew Infused dengan Buah dan Bunga
- Cold brew (kopi seduh dingin) sering dipadukan dengan stroberi, jeruk, atau bunga hibiscus untuk memberikan rasa segar dan asam alami.
- Contoh: Strawberry-infused cold brew atau Lavender cold brew.
2. Kopi dengan Rempah Eksotis
- Kayu manis, kapulaga, jahe, dan bahkan kunyit menjadi bahan populer untuk infused coffee.
- Golden coffee (kopi dengan kunyit dan susu) menjadi tren karena manfaat kesehatan yang diklaim.
3. Infused Coffee dengan Alkohol
- Kombinasi kopi dengan minuman beralkohol seperti whiskey, rum, atau Bailey’s semakin diminati.
- Contoh: Espresso martini atau Bourbon-infused cold brew.
4. Kopi dengan Rasa Buah Tropis
- Di Indonesia, infused coffee dengan kelapa (coconut cold brew) atau mangga mulai populer.
- Beberapa kedai kopi lokal menawarkan lemongrass-infused coffee atau gula aren-infused espresso.
Cara Membuat Infused Coffee di Rumah
Bagi yang ingin mencoba membuat infused coffee sendiri, berikut beberapa ide sederhana:
1. Citrus-Infused Cold Brew
- Rendam kopi coarse grind dengan air dingin selama 12-24 jam.
- Tambahkan irisan jeruk atau lemon selama proses penyeduhan.
- Saring dan sajikan dengan es.
2. Spiced Coffee dengan Kayu Manis & Kapulaga
- Seduh kopi seperti biasa, tambahkan 1 batang kayu manis dan 2 biji kapulaga ke dalam French press.
- Biarkan selama 4-5 menit sebelum disaring.
3. Floral-Infused Coffee (Lavender Latte)
- Tambahkan 1 sdt bunga lavender kering ke dalam susu panas, diamkan 5 menit.
- Saring susu, lalu campur dengan espresso untuk membuat lavender latte.
Kesimpulan: Masa Depan Infused Coffee
Infused coffee bukan sekadar tren sesaat, melainkan evolusi dari cara orang menikmati kopi dengan kreativitas tanpa batas. Dari tradisi kuno hingga inovasi modern, infused coffee terus berkembang dan menarik minat penikmat kopi di seluruh dunia.
Bagi pecinta kopi, infused coffee menawarkan pengalaman baru yang menggabungkan cita rasa unik dan eksperimen menyenangkan. Jadi, tertarik mencoba? ☕✨
Apa infused coffee favoritmu? Share di komentar!
Leave a comment