Coffee Cupping untuk Pemula: Panduan Lengkap dengan Takaran dan Prosedur

Coffee cupping adalah metode profesional untuk mengevaluasi rasa, aroma, dan kualitas kopi. Namun, Anda tidak perlu menjadi ahli kopi untuk mencobanya! Dengan alat sederhana dan langkah-langkah yang tepat, siapa pun bisa melakukan coffee cupping di rumah.

Apa Itu Coffee Cupping?

Coffee cupping adalah teknik mencicipi kopi secara sistematis untuk menilai karakteristiknya, seperti:

  • Aroma – Bau kopi sebelum dan setelah diseduh
  • Flavor – Rasa yang terasa di lidah (misalnya fruity, nutty, chocolaty)
  • Acidity – Tingkat kecerahan atau keasaman
  • Body – Kekentalan tekstur kopi
  • Aftertaste – Rasa yang tertinggal setelah menelan

Alat yang Dibutuhkan

  1. Biji kopi (2-3 jenis berbeda untuk perbandingan)
  2. Penggiling kopi (grinder)
  3. Air panas (suhu ideal 90-96°C)
  4. Gelas kecil atau cangkir (bisa gelas tahan panas)
  5. Sendok (sendok cupping atau sendok sup)
  6. Timer (handphone bisa digunakan)
  7. Kertas dan pena untuk mencatat hasil

Takaran dan Prosedur Coffee Cupping

1. Siapkan Biji Kopi

  • Gunakan 8-10 gram kopi (sekitar 2 sendok makan) untuk 150-180 ml air.
  • Giling kopi dengan tingkat kekasaran medium-coarse (seperti garam kasar).

2. Hirup Aroma Kopi (Dry Aroma)

  • Tuang kopi bubuk ke dalam gelas, lalu hirup aromanya sebelum diseduh.
  • Catat kesan pertama: apakah beraroma bunga, buah, atau cokelat?

3. Seduh Kopi

  • Tuang air panas ke dalam gelas hingga penuh.
  • Mulai timer 4 menit.
  • Biarkan kopi “mengembang” (terbentuk lapisan crust di atasnya).

4. Pecahkan Crust

  • Setelah 4 menit, gunakan sendok untuk memecahkan lapisan crust sambil menghirup aromanya (wet aroma).
  • Aduk perlahan untuk menghilangkan sisa bubuk kopi yang mengambang.

5. Cicipi Kopi

  • Ambil sedikit kopi dengan sendok, lalu slurp (hirup kuat-kuat agar kopi menyebar di lidah).
  • Perhatikan rasa, keasaman, body, dan aftertaste.
  • Bandingkan dengan jenis kopi lain jika mencicipi lebih dari satu sampel.

6. Catat Hasil Evaluasi

Beri skor atau deskripsi untuk setiap aspek:

  • Aroma: kuat/sedang/lemah, karakteristiknya?
  • Rasa: manis, asam, pahit, atau kompleks?
  • Body: ringan, medium, atau berat?
  • Aftertaste: tahan lama atau cepat hilang?

Tips untuk Pemula

Cicipi kopi dalam keadaan dingin & hangat, karena rasanya bisa berubah.
Bandingkan 2-3 jenis kopi untuk melatih indera perasa.
Minum air putih di antara sesi cupping untuk membersihkan lidah.
Jangan tambah gula/susu, karena tujuannya adalah menilai kopi murni.

Kesimpulan

Coffee cupping adalah cara seru untuk mengeksplorasi dunia kopi lebih dalam. Dengan alat sederhana dan langkah-langkah di atas, Anda bisa mulai melatih indera pengecap dan menemukan kopi favorit!

Selamat mencoba! ☕🔥


Mau coba coffee cupping di rumah? Mulai dengan biji kopi single origin untuk pengalaman terbaik!


Discover more from Reelkopi Home

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.