Di tengah panasnya musim panas, secangkir kopi es Jepang yang segar dan halus bisa menjadi penyelamat. Salah satu varian yang paling terkenal adalah Kyoto-style cold brew. Ini adalah sebuah metode penyeduhan kopi dingin. Prosesnya membutuhkan waktu lama namun menghasilkan rasa yang luar biasa.
Apa Itu Kyoto-style Cold Brew?
Berbeda dengan cold brew biasa yang menggunakan perendaman. Kyoto-style cold brew (atau “Dutch coffee”) diseduh tetes demi tetes dengan air dingin selama 8–12 jam. Metode ini berasal dari Jepang pada awal abad ke-20 dan dikenal karena menghasilkan kopi yang:
– Rendah asam, sehingga lembut di perut
– Aromatik dan kompleks, dengan rasa cokelat, kacang, atau buah tergantung biji kopinya
– Sangat halus tanpa rasa pahit berlebihan
Alat Unik untuk Membuat Kyoto-style Cold Brew
Proses pembuatannya menggunakan alat khusus bernama “Kyoto dripper” atau “slow-drip cold brew tower”, yang terdiri dari:
1. Wadah air dingin di bagian atas
2. Keran pengatur tetesan yang sangat lambat
3. Saringan berisi kopi bubuk
4. Wadah penampung di bawahnya
Alat ini tidak hanya fungsional tetapi juga estetik, sering menjadi pajangan di kafe-kafe premium.
Rahasia Rasa yang Unik
Karena diseduh perlahan dengan air dingin, ekstraksi kopi hanya mengambil senyawa rasa terbaik tanpa mengeluarkan kepahitan atau keasaman berlebihan. Hasilnya adalah konsentrat kopi yang bisa dinikmati:
– Diencerkan dengan es batu (seperti americano es)
– Dicampur susu untuk versi yang lebih creamy
– Ditambah sirup vanilla atau matcha untuk variasi modern
Tempat Mencoba Kyoto-style Cold Brew di Jepang
Beberapa kafe terkenal di Jepang yang menyajikan kopi es gaya Kyoto:
– % Arabica Kyoto – Salah satu pelopor kopi spesialti dengan cold brew yang memukau.
– Kurasu Kyoto – Kafe minimalis yang menghidangkan slow-drip coffee berkualitas tinggi.
– Vermillion Coffee – Berlokasi di kuil Fushimi Inari, tempat menikmati kopi dingin sambil menikmati suasana tradisional.
Cara Membuat Kyoto-style Cold Brew di Rumah
Jika tidak punya alat khusus, kamu bisa mencoba versi sederhana:
1. Gunakan French press atau botol kaca.
2. Campur kopi kasar dengan air dingin (rasio 1:8).
3. Diamkan di kulkas 12–24 jam.
4. Saring dan sajikan dengan es.
Kesimpulan
Kyoto-style cold brew adalah bukti kecintaan Jepang pada detail dan kesempurnaan. Kopi ini memiliki rasa yang bersih dan aroma mendalam. Proses pembuatannya hampir seperti seni. Tak heran kopi es ini menjadi favorit para pecinta kopi di seluruh dunia.
Sudah pernah mencoba Kyoto cold brew? Atau justru ingin membuatnya sendiri? 🚀☕